Gaza, Ditempa Kehidupan yang Keras di Jalanan

oleh -1419 Dilihat
oleh

TASIKMALAYA – Menuai hikmah dari kehidupan yang keras di jalanan, mengajarkan kelembutan budi. Paling tidak, pengalaman batin itu dirasakan H. Aas Deni Hasbuna yang kini menahkodai Gaza Indonesia. Gabungan anak jalanan.

“Sebejad apa pun kita, harus tetap menanamkan akidah. Beritikad untuk terus beristigfar dan tidak berbuat musyrik,” katanya saat silaturahmi dan halal bihalal DPP Gaza Indonesia di Kampung Situbutak, Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Rabu (19/6/2019).

Menurutnya, LSM Gaza lahir tahun 1997 di tengah kebobrokan akhlak dan kriminalitas yang tinggi di Kota Tasikmalaya.

“Sepulang dari perantauan saya dipanggil oleh Almarhum, KH. Jenjen untuk membuat Forum Umat Islam Tasikmalaya dengan program memberantas penyakit masyarakat dan saya sendiri mengurusi eks tahanan,” kata H. Aas mengenang Gaza dideklarasikan pada saat Kapolres Elan Subilan dan Dandim Abbas Sopamena.

Tampak hadir dalam ajang yang dihadiri sedikitnya 300 orang itu, Drs. H. Budi Budiman (Wali Kota Tasikmalaya), Drs. H. Muhammad Yusuf (Wakil Wali Kota Tasikmalaya), AKBP Febry Kurniawan Ma’ruf,S.IK.,SH (Kapolres Tasikmalaya Kota), Drs. H. Ivan Dikhsan Hasanudin, M.Si (Sekda Kota Tasikmalaya), Dr. H. Iwan Saputra, M.Si (Kepala Inspektorat Kab. Tasikmalaya), Drs. Yudi Kustiadi, M.Si (Kepala Kesbangpol Kota Tasikmalaya) dan tamu undangan lain.

Wali Kota, Drs. H. Budi Budiman, mengapresiasi kiprah Gaza di tengah masyarakat. Di antaranya, mendirikan SMA, PAUD, Kelompok Pertanian yang bermanfaat.

“Saat ini banyak peluang yang bisa ditangkap oleh Gaza salah satunya program WUB yang kami targetkan 1000 Wira Usaha Baru (WUB), setiap tahun. Di manapun kita berada, kita bisa memberikan yang terbaik dengan mulai harus ada perubahan dengan cara menangkap semua peluang. LSM Gaza Indonesia kiprahnya harus hadir khususnya di Kota Tasikmalaya jangan sampai kalah dengan warga asing,” katanya.

Budi berpesan saatnya kembali bersatu seusai pesta demokrasi. Kini proses MK sedang berjalan. “Itu sudah sesuai dengan konstitusi dan saatnya kita kembali bersatu bersama sama, hilangkan perbedaan yang pada saat pemilu terjadi,” kata Wali Kota Tasikmalaya.

Terkait dengan program mengurangi kemiskinan dan penyediaan lapangan tenaga kerja, Pemkot berikhtiar menghadirkan investor ke Kota Tasikmalaya.

“Pemerintah pusat akan segera merealisasikan tol Bandung, Cilacap, dan Kota Tasikmalaya. Tasikmalaya diuntungkan dengan hadirnya tol tersebut sehingga investor akan berbondong-bondong hadir ke Kota Tasikmalaya,” ujar H.Budi Budiman. (SG)

No More Posts Available.

No more pages to load.