PIKIRKANRAKYAT.COM – Himpunan Pemuda Aktivis Indonesia (HIPADI) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Kejaksaan Tinggi Jawa Barat pada Kamis, 9 Juli 2026.
Aksi yang dipimpin langsung oleh Ketua HIPADI, Rizki Brave tersebut membawa narasi besar bertajuk “Rakyat Dibuat Gelap, Pejabat Makin Berkilap”.
Dalam aksinya, massa melakukan tindakan teatrikal sebagai simbol perlawanan dan kekecewaan terhadap penegakan hukum saat ini.
Rizki Brave terlihat memimpin aksi dengan melakukan pelemparan telur ke arah gedung Kejati Jabar
sebagai simbol “lempar jumroh” terhadap mafia hukum serta melakukan aksi pembakaran ban.
Saat ditemui di sela-sela aksi, Rizki Brave menegaskan bahwa kehadiran mereka di jalan adalah bentuk tanggung jawab atas kondisi penegakan hukum saat ini.
”Kami tidak akan diam melihat kondisi hukum yang terus tajam ke bawah tapi tumpul ke atas. Ingat, saat hukum melukai rasa keadilan, maka turun ke jalan adalah kewajiban,” ujar Rizki Brave saat diwawancarai wartawan di lokasi aksi.
Rizki juga menambahkan bahwa aksi teatrikal tersebut bukan sekadar simbolis, melainkan bentuk kemarahan pemuda atas gonjang ganjingnya kasus tersebut yang melibatkan para aktor besar.
”Aksi pelemparan telur dan pembakaran ban ini adalah simbol kejijikan kami terhadap praktik mafia hukum. Kami mendesak pihak Kejaksaan bisa gayung bersambut untuk segera mengungkap siapa saja aktor yang terlibat dalam kasus dana di brankas Cafe D Clan. Jangan sampai rakyat dibiarkan gelap, sementara pejabat makin berkilap di balik kekuasaan,” tegasnya.
Adapun tuntutan utama yang disampaikan oleh HIPADI dalam aksi tersebut meliputi:
1. Pengungkapan Mafia Hukum: Mendesak agar dugaan praktik mafia hukum yang terjadi di lingkungan Kejaksaan RI segera diusut tuntas.
2. Netralitas APH: Mendesak seluruh Aparat Penegak Hukum (APH) untuk senantiasa taat azas dan tidak melakukan intervensi dalam setiap proses hukum.
3. Pengusutan Dana Cafe D Clan: Menuntut adanya proses hukum terhadap seluruh pihak yang terlibat terkait pengungkapan aliran dana di brankas Cafe D Clan.
4. Transparansi Aktor: Menuntut kejaksaan untuk mengungkap secara jelas dan transparan aktor-aktor yang terlibat dalam kasus tersebut.
Aksi tersebut diakhiri dengan komitmen dari pihak HIPADI untuk terus mengawal kasus ini hingga tuntas ke meja hijau, apabila kasus tidak tuntas kami akan melakukan aksi dengan massa aksi yang lebih banyak lagi. ***

