Site icon pikirkanrakyat.com

Jelang Pemungutan Suara 28 Oktober, Calon Kades se-Sumedang Ikrarkan Deklarasi Damai

PIKIRKANRAKYAT.COM – Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir memimpin Deklarasi Damai Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak secara Elektronik Tahun 2026 yang diikuti para calon kepala desa dari 92 desa, Rabu (21/10/2026).

Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan deklarasi damai dan simulasi pemungutan suara di TPS secara digital sebagai bagian dari persiapan Pilkades yang dijadwalkan berlangsung pada 28 Oktober 2026.

Dalam amanatnya, Dony menegaskan bahwa deklarasi damai bukan sekadar seremonial, melainkan komitmen moral yang harus dilaksanakan seluruh calon kepala desa.

Ia meminta para calon berkompetisi secara sehat, menjaga kondusivitas, serta mematuhi peraturan perundang-undangan.

“Tanpa kompetisi tidak akan ada perubahan dan perbaikan. Mari laksanakan Pilkades ini dengan sebaik-baiknya, sesuai peraturan dan komitmen yang telah kita bacakan bersama,” tegasnya.

Dony juga mengapresiasi para calon kepala desa yang bersedia mengabdikan diri untuk melayani masyarakat dan membangun desa masing-masing.

Ia berharap Pilkades digital di 92 desa Kabupaten Sumedang berjalan aman, tertib, lancar, dan damai, serta menghasilkan pemimpin yang mampu membawa kemajuan bagi masyarakat.

Sebanyak calon kepala desa dari 92 desa di Kabupaten Sumedang mengikuti Deklarasi Damai Pilkades Serentak secara Elektronik Tahun 2026 yang dipimpin langsung Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir, Rabu 21 Oktober 2026

Dalam amanatnya, Bupati mengingatkan para calon kepala desa agar memegang teguh komitmen damai yang telah diikrarkan, serta berkompetisi secara sehat dan mematuhi peraturan perundang-undangan.

Bupati juga mengapresiasi seluruh calon kepala desa yang bersedia mengabdikan diri untuk melayani masyarakat dan membangun desa masing-masing.

Ia berharap pelaksanaan Pilkades digital pada 28 Oktober 2026 berjalan aman, damai, lancar, dan sukses, sehingga menghasilkan pemimpin desa yang mampu membawa kemajuan bagi masyarakat.

Exit mobile version