POLITIKA – Hasil hitung cepat Pemilihan Umum Presiden 2019 membukukan kemenangan untuk pasangan No. 01, Jokowi-Maruf Amin. Ucapan selamat terus mengalir. Meskipun proses hitung manual KPU masih berlangsung.

Sekretaris Gerakan Indonesia Satu, Abdul Salam Nur Ahmad menuturkan hasil rekapitulasi nasional KPU RI tak akan berbeda jauh dengan hasil hitung cepat lembaga survei.

“Bukan tidak menghormati proses di KPU RI yang sedang berjalan. Kami berkeyakinan hasilnya tidak akan jauh beda,” katanya.

Menurut dia pemilu serentak, legislatif dan pilpres 2019 adalah pengalaman bersejarah pertama. Keberhasilan yang luarbiasa telah berlangsung dengan aman damai sebagai buah kerja keras seluruh anak bangsa menjaga mengawal pesta demokrasi untuk menghasilkan pemimpin negeri terbaik.

“Dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi paska pencoblosan surat suara bisa diketahui siapa yang akan menjadi pemenangnya. Pada 17 April 2019 mulai pukul 15.00 wib, berdasar pengumuman beberapa lembaga survei, Jokowi-Amin mengungguli suara dan memenangi Pilpres 2019.

“Kami sebagai bagian anak bangsa mengucapkan selamat untuk Bapak Ir. H. Joko Widodo dan KH. Maruf Amin menjadi Presiden dan Wakil Presiden periode 2019 – 2024. Kami menitipkan amanat rakyat Indonesia untuk memimpin membawa Indonesia menjadi negara maju, adil dan makmur,” katanya.

Dia mengajak agar energi bangsa ini diarahkan untuk bekerja membangun bangsa dan negara ini, bukan dihabiskan untuk konflik, dihabiskan untuk mengeksploitasi rakyat.

“Apalagi energi bangsa dipakai untuk memprovokasi rakyat dan memecah belah rakyat. Stop elite politik mengombang ngambing rakyat, memanfaatkan rakyat, biarkan rakyat bekerja dengan tenang, energi difokuskan untuk bekerja mengabdi untuk bangsa negara dan masyarakat,” tuturnya.

Semua pihak, menurutnya, harus lapang dada, berjiwa besar atas apapun hasil dari Pemilu Pilpres 2019. Karena kemenangan atau kekalahan itu adalah merupakan takdir Allah, ketentuan Allah yang tidak bisa ditawar.

“Selamat untuk Bapak Jokowi dan Bapak KH. Ma’roef Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI Periode 2019 – 2024,” ujarnya menandaskan.