Ono Surono: Soekarno Cup Ajang Bina Karakter Anak Muda Lewat Sepak Bola

oleh -14 Dilihat

PIKIRKANRAKYAT. COM – DPD PDI Perjuangan Jawa Barat resmi memulai seleksi pemain berbakat untuk memperkuat tim Jawa Barat di ajang Soekarno Cup 2026.

Proses seleksi digelar di dua lokasi: Stadion Jalak Harupat untuk wilayah Bandung Raya dan Stadion Patriot Bekasi untuk Bekasi Raya.

Ketua DPD PDI Perjuangan Jabar, Ono Surono, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk komitmen partai dalam pembinaan atlet muda secara berkelanjutan.

“Soekarno Cup adalah liga kampung U-17. Ini sudah tahun ketiga dilaksanakan PDI Perjuangan secara nasional,” kata Ono usai membuka Seleksi Banteng Jabar Soekarno Cup di Stadion Jalak Harupat, Sabtu (16/5).

Mengacu pada rekam jejak sejarah Bung Karno, PDI Perjuangan memandang olahraga sebagai instrumen vital untuk pembentukan karakter bangsa (nation and character building).

Sebagaimana Bung Karno menyatukan bangsa-bangsa dunia melalui Asian Games 1962 dan GANEFO, seleksi Soekarno Cup ini bertujuan menanamkan nilai sportivitas dalam kompetisi, kepemimpinan di dalam dan luar lapangan serta Gotong royong sebagai fondasi tim.

“Mengapa sepakbola, karena sepakbola adalah olahraga rakyat memiliki akar sejarah yang kuat dan minat publik yang sangat luas. Kompetisi ini juga dilaksanakan dengan mengadopsi nilai-nilai Bung Karno,” imbuhnya.

Kompetisi Soekarno Cup pertama kali digelar di Jakarta pada 2024 dengan Bali sebagai juara.

Karena menjadi pemenang, Bali menjadi tuan rumah pada 2025 dan kompetisi dimenangkan Jawa Timur.

Tahun ini, Jawa Timur ditunjuk sebagai tuan rumah dan direncanakan digelar Agustus 2026 dengan peserta 16 provinsi.

Untuk seleksi Jawa Barat, Ono menjelaskan tim akan terdiri dari 20 pemain U-17 dan 5 pemain senior.

Seluruh pemain wajib berstatus amatir dan tidak terdaftar sebagai pemain profesional.

“Intinya semuanya pemain amatir. Kegiatan ini bukan sekadar kompetisi, tapi membangun kesadaran bahwa generasi muda perlu dibina. Untuk persatuan, sportivitas, gotong royong, sekaligus pembinaan karakter,” ujarnya.

Ia menambahkan, seleksi hari pertama di Jalak Harupat diikuti 90 dari 100 pendaftar. Besok, seleksi wilayah Bekasi Raya dan Bogor Raya ditargetkan diikuti 100 peserta. Total pendaftar mencapai 214 orang.

“Nanti tahun depan Jawa Barat akan melaksanakan kompetisi tingkat provinsi dengan peserta 21 kabupaten/kota. DPC nanti bertanggung jawab,” kata Ono.

Melalui kompetisi ini, PDIP Jabar menargetkan melahirkan pemain muda potensial yang bisa dibina profesional untuk mewakili Jawa Barat. Ono bahkan berharap PDIP nantinya memiliki klub bola yang bertanding di liga nasional.

“Kita harapkan mereka jadi atlet nasional. Saya berharap PDI Perjuangan nanti punya klub bola yang bertanding di liga-liga nasional,” tandasnya.

Manajer Tim Banteng Jabar Hengky Kurniawan mengatakan pihaknya fokus pada kategori U-17 karena mereka adalah masa depan sepak bola Indonesia

Ia berharap tim asuhannya memberikan yang terbaik dan meraih kemenangan untuk Jawa Barat.

Ia menambahkan partai politik memiliki tanggung jawab moral untuk membangun masyarakat secara utuh.

​”Kami ingin memberikan ruang kreatif bagi anak muda agar terhindar dari kegiatan negatif. Melalui sepak bola, kita bangun mentalitas yang sehat,” tandasnya.

Hadir dalam kesempatan itu, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Barat Chaerul Rizky Mantini, anggota legislatif Bayu Satya Prawira, Angie Natesha Goenadi, Agung Yudaswara (***)

 

 

 

 

 

No More Posts Available.

No more pages to load.