Usung Konsep Anyar, Bandung Great Sale 2026 Sukses Sedot Ribuan Pengunjung

oleh -22 Dilihat

PIKIRKANRAKYAT.COM – Gelaran Bandung Great Sale (BGS) 2026 yang berlangsung selama tiga hari, 21-23 Agustus 2026 di Laswi Heritage, menyedot perhatian puluhan ribu warga Kota Bandung dan sekitarnya.

​Berdasarkan data sementara dari pindaian barcode di gerbang masuk, tercatat hampir 8.000 pengunjung hadir. Namun, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengindikasikan jumlah riil pengunjung jauh melampaui angka tersebut.

​Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menjelaskan bahwa sistem penataan barcode memungkinkan satu kali pemindaian digunakan oleh rombongan keluarga atau kerabat.

​”Alhamdulillah Bandung Great Sale ini dari hitungan QRIS dan juga hitungan barcode, yang masuk selama kurang lebih tiga hari ini mencapai angka hampir 8.000,” ujar Farhan saat ditemui di Balai Kota Bandung, Senin (24/8/2026).

​Farhan optimistis angka kunjungan aktual bisa menyentuh target 15.000 orang setelah kalkulasi multiplikasi selesai dilakukan.
​”Waktu mereka masuk barcode itu bisa bawa dua sampai tiga orang. Multiplikasinya lagi kita hitung dulu sekarang. Saya harapkan minimal bisa masuk 15.000 orang,” ungkapnya.

​Perputaran Ekonomi Tembus Rp1,5 Miliar
​Tak hanya berfokus pada jumlah pasang mata yang hadir, Pemkot Bandung bersama Bank bjb tengah merampungkan perhitungan total transaksi dan dampak ekonomi secara menyeluruh. Terlebih, ajang BGS 2026 ini tak sekadar dipusatkan di Laswi Heritage, tetapi juga menggerakkan pusat perbelanjaan di seluruh penjuru kota.

​”Perputaran ekonominya kita harapkan bisa berputar sampai ke angka dalam BGS tiga hari saja, kan di semua mal, sekitar Rp1 sampai Rp1,5 miliar,” jelas Farhan.

​Menurutnya, antusiasme masyarakat yang tinggi tidak lepas dari penyegaran konsep BGS tahun ini. Event ini dinilai berhasil memadukan ragam brand ternama, keterlibatan aktif komunitas lokal, hingga sajian kuliner yang komplit.

​”Ini konsep BGS yang baru. Buat saya ini bagus sekali karena tidak hanya menghadirkan para pengusaha dengan brand produknya masing-masing, tetapi juga menghadirkan para komunitas yang juga berjualan dan menghadirkan kuliner yang sangat komplit. Ini salah satu event yang Bandung pisan,” tegasnya.

​Farhan mengingatkan bahwa agenda BGS 2026 merupakan bagian terintegrasi dari Bulan Belanja Bandung yang telah bergulir sejak Juli dan akan berakhir pada 31 Agustus 2026.

​Memasuki bulan-bulan berikutnya, Pemkot Bandung menyiapkan gebrakan lanjutan untuk menjaga denyut ekonomi dan pariwisata daerah. Salah satu agenda utama yang paling dinantikan adalah Bandung Fair serta rangkaian festival musik kota.

​”Kita lihat lagi September, Oktober kita bisa punya program apa lagi. Bandung Fair saya sangat mengharapkan bisa berjalan,” tuturnya.

​Terkait panggung musik, Pemkot Bandung telah menyodorkan tiga proposal kegiatan ke pihak sponsor swasta. Saat ini, satu agenda dipastikan telah mengantongi lampu hijau.

​”Beberapa proposal kami ke beberapa sponsor swasta untuk kembali menyemarakkan Kota Bandung dengan berbagai macam festival musik. Yang sudah saya ajukan ada tiga festival musik, yang sudah mendapatkan approval baru satu. Nanti saya bocorkan apa saja. Yang dua lagi saya belum dapat sponsor. Nanti insyaallah kalau ada sponsor, festival musik Kota Bandung,” pungkasnya. (AM)

No More Posts Available.

No more pages to load.