Sinergi Pemkot dan DPRD Bandung Matangkan Rencana Pembangunan Tahun 2027

oleh -74 Dilihat

PIKIRKANRAKYAT.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mulai memetakan arah pembangunan untuk tahun 2027. Melalui Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) di Grandia Hotel, Senin (2/2/2026), fokus utama diarahkan pada pengentasan pengangguran dan penurunan angka kemiskinan.

​Sekretaris Daerah Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain mengungkapkan bahwa forum ini merupakan fondasi awal sebelum melangkah ke tahapan perencanaan yang lebih teknis. Menurutnya, masukan dari seluruh elemen masyarakat menjadi krusial dalam menyempurnakan dokumen pembangunan tersebut.

​“Forum ini bertujuan memperoleh masukan dan saran pemangku kepentingan untuk penyempurnaan rancangan awal RKPD 2027. Sesuai Permendagri 86/2017, keterlibatan perangkat daerah dan masyarakat adalah amanat yang harus dijalankan,” ujar Iskandar.

​Gayung bersambut, Wakil Ketua I DPRD Kota Bandung, Toni Wijaya menegaskan bahwa RKPD 2027 tidak boleh terjebak sebagai agenda rutin tahunan. Ia menekankan agar dokumen ini menjadi instrumen strategis yang berpihak pada kebutuhan riil warga Kota Bandung.

​“Pengurangan pengangguran dan kemiskinan harus menjadi prioritas substantif, bukan sekadar target administratif. Kami di DPRD mendorong pendekatan yang terukur dan berbasis kewilayahan,” tegas Toni.

​Toni menambahkan, strategi pengentasan pengangguran harus menyasar pada penciptaan lapangan kerja produktif melalui penguatan UMKM dan ekonomi kreatif. Ia juga menyoroti pentingnya transformasi bantuan sosial menjadi pemberdayaan ekonomi yang mandiri.

​”Setiap rupiah APBD harus memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

​Di tempat yang sama, Kepala Bappeda Provinsi Jawa Barat, Dedi Mulyadi memberikan apresiasi terhadap kapasitas fiskal Kota Bandung yang dinilai kuat. Sebagai sentral ekonomi di Jawa Barat, ekspektasi terhadap pembangunan Kota Bandung di tahun 2027 memang tergolong tinggi.

​”RKPD Jawa Barat 2027 sendiri akan fokus pada pembangunan SDM untuk mendukung investasi, seiring tuntasnya infrastruktur dasar di periode 2025-2026. Kota Bandung memiliki posisi strategis dalam mendukung target tersebut,” ungkap Dedi.

​Kegiatan yang diikuti 200 peserta lintas sektor ini diakhiri dengan penandatanganan berita acara kesepakatan oleh Sekda, pimpinan DPRD, hingga unsur akademisi sebagai simbol komitmen bersama membangun Kota Bandung yang lebih sejahtera.

 

 

 

No More Posts Available.

No more pages to load.