Mafia Gas di Jabar Tak Berkutik, Ribuan Tabung LPG Disita dari Bogor Hingga Berbagai Wilayah

oleh -6 Dilihat

PIKIRKANRAKYAT.COM – Jangan main-main dengan urusan perut rakyat, apalagi urusan “Si Melon” bersubsidi. Pasalnya, jajaran Polda Jawa Barat baru saja menunjukkan taringnya dalam memberantas praktik culas penyalahgunaan energi.

​Sepanjang Januari hingga Mei 2026, ribuan tabung LPG subsidi berhasil “dikandangkan” petugas dari berbagai kasus tindak pidana Minyak dan Gas Bumi (Migas). Total ada 3.206 tabung gas yang kini jadi barang bukti bisu atas keserakahan para oknum.

​Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan menyebut, setidaknya ada 11 perkara yang berhasil diungkap di wilayah hukum Polda Jabar. Dari belasan kasus itu, Kabupaten Bogor memegang rekor sebagai wilayah dengan intensitas pengungkapan paling tinggi

​“Para pelaku ini sengaja memanfaatkan celah distribusi LPG subsidi demi cuan pribadi. Praktik ilegal ini jelas sangat merugikan masyarakat luas dan negara,” tegas Hendra baru baru ini

​Jika dibedah, ribuan tabung yang diamankan petugas terdiri dari:

​2.429 tabung LPG 3 kg (Si Melon).
​235 tabung LPG 5,5 kg.
​542 tabung LPG 12 kg.

​Barang-barang ini ditemukan dalam kondisi beragam, mulai dari yang masih “berisi” hingga yang sudah melompong alias kosong.

​Pakai Pelat Palsu Hingga Alat Suntik
​Bukan sekadar menimbun, para pelaku ternyata punya cara licin untuk mengelabui petugas. Dir Reskrimsus Polda Jabar, Kombes Pol. Dr. Wirdhanto Hadicaksono membeberkan bahwa pihaknya juga menyita sejumlah alat pendukung operasional yang tak lazim.

​”Petugas juga menyita kendaraan operasional, pelat nomor palsu untuk penyamaran, hingga alat suntik gas atau regulator pemindah isi,” kata Wirdhanto.

​Bahkan, ditemukan juga freezer di lokasi pengungkapan yang diduga kuat digunakan untuk memperlancar proses “penyuntikan” gas dari tabung subsidi ke tabung non-subsidi.

​Kini, Polda Jabar memastikan tidak akan kendor alias bakal terus “gaspol” melakukan pengawasan di lapangan. Tujuannya jelas memastikan subsidi negara tidak diselewengkan dan sampai ke tangan yang berhak, bukan ke kantong para mafia gas. (Am)

No More Posts Available.

No more pages to load.