CIAMIS, Pesantren Icakan atau Markaz Tahfidz Ubay Bin Ka’ab Icakan Ciamis memulai kembali pembangunan, kali ini dimulai dengan prosesi peletakan batu pertama asrama putra pada Rabu (27/08/2025) dikomplek pesantren.
Dikatakan Maman Suratman ketua yayasan, pembangunan asrama ini bertujuan membangun ruang belajar yang refresentatif untuk kegiatan belajar mengajar.
“Untuk tahap kali ini kita proyeksikan bangun 8 ruangan dulu asrama dahulu, tapi tidak menutup kemungkinan kedepannya kalau sudah pada waktunya dibutuhkan akan dibangun SMP juga,” ungkap Maman Suratman.
“Kami berharap melalui pembangun ini sarana dan prasarana semakin terstandarisasi sebagai lembaga pendidikan yang memenuhi persyaratan” tambah Maman Suratman.
Dewan penasehat Lembaga Pendidikan MGI, DR. H. Wawan S Arifien, M.M. yang pada kesempatan itu hadir mengapreasiasi mengapresiasi pembangunan ini, ia berharap di Icakan ini ke depannya bisa terwujud educational block, dari TK sampai perguruan tinggi ada disini. “tujuannya budaya positif yang diterapkan di yayasan ini tidak berubah,” ungkap Dr. Wawan.
Di sela-sela peletakan batu pertama diungkapkan pula Pembina Yayasan Cahaya Islam, Abu Qotadah bahwa dalam prosesi pembangunan ini kita harus meluruskan niat, tawakal, mudah-mudahan Alloh SWT memudahkan kita semua.
“Kita awali pembangunan ini dengan nilai keimanan, kejujuran dan nilai keikhlasan, apa yang kita rencanakan dan kita lakukakan semoga mendapat pertolongan dari Alloh SWT, juga ke depannya pembangunan ini semoga membawa kebaikan untuk kita semua,” papar Abu Qotadah.
Dikesempatan itu tampak hadir pendiri yayasan, yaitu H. Maman Icakan, H. Deni dan H. Ade Sarip Hidayat juga ratusan santri.
Mewakili founder, H. Ade Sarip Hidayat mengatakan semoga pembangunan ini lancar sesuai yang diharapkan dan ke depan ya bisa melahirkan santri-santri yang pintar, benar dan jujur.
“Karena nyari orang pintar itu gampang, nyari yang benar gampang, tapi cari orang yang benar dan jujur itu susah,” kata H. Ade.
(Maman Nurjaman, S.M./PIKIRKANRAKYAT.COM)





