Gerakan Hijau Sukabumi: Mari kita Jaga, Rawat dan Cintai Alam Lingkungan Sukabumi

oleh -16 views

Siti Ratna Maymunah S.Pd | Pegiat Literasi Budaya dan Kewargaan/Penasehat Bersinar Centre

Seiring perjalanan waktu perubahan jaman perkembangan kemajuan teknologi berdampak terhadap perubahan alam lingkungan, pembangunan dan industrialisasi secara tidak terasa merubah kondisi alam, lahan perkebunan, pesawahan banyak yang sudah disulap menjadi Industri, pertokoan, mall dan perumahan. Gunung, bukit, lembah, sungai digerus diekspkoitasi untuk menunjang kebutuhan industri dan pembangunan.

Sebelum terlambat atas perkembangan pembangunan dan kemajuan Industri jangan berdampak besar merugikan pada kerusakan alam dan lingkungan. Harus benar benar dikontrol, diawasi dengan ketat oleh semua pihak, baik oleh pemerintah maupun oleh masyarakat sendiri. Bukannya anti pembangunan atau anti kemajuan industri, namun kadangkala kalau tidak diawasi membuat terlena karena demi mendapat keuntungan besar tidak peduli pada dampak yang kerusakan ditimbulkan, tidak peduli pada kerusakan alam lingkungan, tidak peduli pada pencemaran udara atau limbah yang ditimbulkan. Itulah kapitalisme yang penting dengan modal sedikit mendapat keuntungan yang besar.

Kadang tidak berpikir bahwa kekayaan alam, keindahan alam lingkungan yang ada adalah karunia Allah sebagai modal yang tidak bisa terhitung dengan uang, yang telah disediakan untuk kehidupan ummat manusia. Kekayaan alam, keindahan alam lingkungan itu harus dijaga, dirawat, dikelola untuk kehidupan umat manusia jangan sampai alam lingkungan menimbulkan bencana alam maupun bencana sosial bagi umat manusia.

Dengan melihat, memperhatikan perkembangan diatas, sebelum terlambat mari kita bergerak walaupun dengan hal hal sederhana tapi itu langkah strategis, mari kita budayakan menanam, menghijaukan halaman rumah kita, menanam menghijaukan lahan kosong dengan tanaman tanaman yang bermanfaat untuk kehidupan kita. Kalau kita perhatikan kita cermati dihadapan kita, halaman rumah kita, kebun kita masih kosong tidak dimanfaatkan di kelola ditanami dengan tanaman yang bermanfaat. Padahal Allah telah mengjarunia bumi, tanah, adalah tanah subur karunia Allah yang telah diberikan, namun oleh kita tidak disyukuri dengan dikelola ditanami dengan tanaman yang bermanfaat dibiarkan begitu saja.

Mari kita budayakan menanam pohon di lahan lahan kosong, menghijaukan alam lingkungan adalah investasi untuk anak cucu kita, jangan mewariskan alam lingkungan yang rusak untuk anak cucu kita, mari kita bergerak kita hijaukan alam Sukabumi untuk Sukabumi Yang Indah, Sukabumi Sejuk, alam udara yang sehat untuk kehidupan warga Sukabumi dan untuk Indonesia.