Connect with us

POLITIKA

Kaukus Calon DPD RI Jabar Usul Tambah Kuota

|

Andri P. Kantaprawira saat diwawancarai tempo hari.

POLITIKA – Para calon Dewan Pimpinan Daerah (DPD) RI Daerah Pemilihan Jawa Barat membentuk kaukus. Ajang itu menjadi wadah calon dan mantan calon DPD RI untuk mengartikulasikan kapasitas sosial dan politiknya.

“Kami harus meneruskan, memperjuangkan aspirasi warga dan kepentingan pembangunan di Jawa Barat. Membangun konsep, merespon situasi, dan melakukan advokasi kebijakan terhadap masalah kewargaan,” ujar salah seorang deklararor Kaukus DPD RI, Andri Perkasa Kantaprawira.

Selain itu mengemuka usulan, agar jumlah calon DPD RI terpilih di Jawa Barat ini diproposionalkan dengan jumlah penduduk dan pemilih yaitu berkisar 4-8 orang. Bahkan untuk memperkuat representasi dan keteterannya DPR RI dalam menjalankan tugas utamanya membuat Legislasi Nasional, pemilihan anggota DPD RI dilakukan pada setiap Daerah Pemilihan dengan menetapkan 2 peraih suara terbanyak sebagai calon.

“Artinya, Jawa Barat dengan 11 Dapil mempunyai 22 anggota DPD dengan legitimasi dan representasi kewargaan yang kuat, layaknya pemilihan Senator di Amerika Serikat yang berdasarkan distrik. Sekarang kan baru mendapat jatah 4,” ujar Ketua Gerakan Pilihan Sunda itu.

Kaukus DPD RI, menurut Andri berpotensi besar untuk mendorong pemberdayaan masyarakat. Sayang jika para calon DPD RI ini cuma riuh setiap lima tahun sekali. Justru   mereka harus menjadi inspirasi. Lolos atau tidak lolos ke Senayan, bukan soal.

“Keberadaan para pamilon (calon anggota DPD RI) rata-rata adalah tokoh publik. Sebaiknya untuk tetap berada dalam
denyut nadi persoalan persoalan rakyat dan pembangunan, turut serta dalam pembangunan sekaligus melakukan perlindungan terhadap kepentingan rakyat dan alam lingkungan, lebih baik,” katanya.

Premakarsa Kaukus Calon DPD RI Dapil Jawa Barat 2019-2024 di antaranya Andri Perkasa Kantaprawira (36), Sapei, ST (59), Ellan Heryanto (45), Iwan Kusumawan, SH
(50), Dr. Oktri Mohammad Firdaus, ST, MT.IPM (55), Ir. Muhamad Sidarta ((54), Robby Maulana Zulkarnaen (58), Deni Suherman, S.Pd, M.Pd (44), Ir. H. Ayi Hambali, MM, Dr. Abah Ruskawan MM (26), H. Mugi Sujana (53), Drs. Idris Ependi, MM (48) ,Udi, S.Ag (66), Ir. Suwidi Tono (61), Maulidan Isbar (51), Heri Purnama (70), dan Ust Asep Syaripudin (39).

Kaukus Calon DPD RI pun, menurut Andri, menyampaikan duka yang mendalam atas wafatnya — sampai hari ini 554 — Pejuang Demokrasi dari penyelenggara dan aparatur keamanan yang karena tugas, tanggung jawab dan kecintaannya kepada negara telah mengorbankan jiwanya.

“Demikian juga bagi 3.788 petugas yang sakit, semoga diberi cepat diberi kesembuhan. Tanggung Jawab KPU, Pemerintah Pusat, Propinsi dan Kabupaten/Kota untuk menangani masalah ini baik dalam pemberian santunan, biaya perawatan, dan juga “perwalian” bila ternyata ada dari keluarga yang meninggal memerlukan sokongan negara,” katanya.

Terutama, kata Andri, untuk perikehidupan pendidikan anak dan keluarganya yang ditinggalkan bila mereka tidak memiliki kemampuan untuk melanjutkan kehidupan yang wajar secara kemanusiaan setelah ditinggal keluarga terdekatnya terutama bila meninggalkan anak anak yatim dan piatu.

Advertisement

Tinggalkan pesan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

POLITIKA16 jam lalu

Forum Aktivis 98 Jabar: Usut Tuntas Dalang Kerusuhan

POLITIKA – Forum Aktivis 98 Jawa Barat angkat bicara terkait perkembangan politik tanah air pascapemilu yang mengakibatkan kerusuhan pada 21-22...

EKBIS20 jam lalu

Banyak yang Bisa Membeli, Sedikit yang Bisa Merawat

Dede Farhan Aulawi | Pengamat Sosial SAAT seseorang belum memiliki sesuatu yang diinginkannya, maka ia menoba membangun mimpi dan berusaha...

SOSBUD1 hari lalu

Pesan Damai dari Tatar Parahiyangan

SOSBUD – Berlatar suasana lereng Galunggung Tasikmalaya, tugu Asmaulhusna menjadi saksi kota Tasik sebagai kota santri. Aksi Peduli dan Doa...

MEDIA2 hari lalu

Ambisi Elit Bisa Memicu Musibah Demokrasi

POLITIKA – Ketua Umum Perhimpunan Pergerakan Jejaring Nasional Aktivis 98, Anto Kusumayuda menyampaikan pernyataan keprihatinan, pascaricuh 22 Mei. Anto mengaku...

MEDIA3 hari lalu

Tak Ada Kebenaran Absolut, Semua Punya Versi Sendiri

Catatan Diella Dachlan | INI yang kalian mau? Negeri yang pernah indah dan damai tinggal kenangan, puing-puing dan trauma?. Kalau...

SOSBUD3 hari lalu

Tenaga Jiwa Hari Kebangkitan Nasional

20 Mei 1883 – Gunung Krakatau mulai meletus. 20 Mei 1908 – Organisasi Budi Utomo didirikan oleh para pelajar STOVIA...

SOSBUD4 hari lalu

Jebakan Batman Radikalisme dan Blunder Inkonstitusional

Ir. Dony Mulyana Kurnia | Ketua Umum DPP Barisan Islam Moderat (BIMA) dan Mantan Ketua Pemuda Reformasi Indonesia (PRI) Jabar...

POLITIKA4 hari lalu

Kemenangan Demokrasi dan Reformasi, Kemenangan Rakyat Indonesia

POLITIKA – Setelah penetapan rekapitulasi nasional Pilpres oleh KPU Pusat, Selasa dini hari, (21/5/2019). Pasangan calon nomor urut 01 Joko...

SOSBUD5 hari lalu

Istigasah dan Doa Bersama untuk Keselamatan Negeri

SOSBUD – Menghangatnya dinamika politik disikapi dengan berbagai cara. Menjelang penetapan hasil Pilpres 2019, Majelis Zikir Nur Muhamad, Forum Masyarakat...

POLITIKA5 hari lalu

Massa Menolak People Power di Balai Kota Tasik

POLITIKA – Unjuk rasa puluhan orang berlangsung di Balai Kota Tasikmalaya, Senin (20/5/2019). Aksi itu melibatkan beberapa elemen masyarakat, di...

Advertisement

Copyright © 2019 | MVP