GARUT – Jurnalis warga dalam jaringan melaporkan, Kamis (15/8/2019) sekira pukul 08.15 WIB Kereta Galunggung anjlok di km 28, depan Stasiun Bumiwaluya Ds Citeras Kec Malangbong.

Kereta Api Galunggung Nomor Lok CC20192.10 jurusan Bandung menuju Tasik itu dikendalikan masinis Argianto dan asisten masinis Fauzi.

Kronologis kejadian, pukul 08.15 Wib Kereta Api Galunggung melintasi Stasiun Bumi Waluya Kec. Malangbong (tdak berhenti). Namub pada saat melintas di jalur 2 depan Stasiun Bumiwaluya, gerbong ke-4 dari rangkaian anjlok sehingga roda keluar jalur rel.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Penumpang yang berada di gerbong yang anjlok sebanyak 77 orang dievakuasi ke gerbong lain dan sebagian dievakuasi menggunakan mobil.

Sedangkan Jalur KA dari Tasik Menuju Bandung dan sebaliknya untuk sementara tidak dapat dilewati sampai dengan upaya evakuasi dan perbaikan selesai.

Selanjutnya PT KAI Daop II Bandung melakukan upaya pemisahan Gerbong 4 dari rangkaian dengan mendatangkan lokomotif bantuan dari Stasiun Cibatu. Menyatukan kembali gerbong 123 dengan gerbong 567 dilajur 1 Stasiun Bumi Waluya.

Lalu memberangkatkan kembali Rangkaian KA Galunggung di jlur 1 Stasiun Bumi Waluya. Mengembalikan Roda Gerbong ke Jalur Rel.

Sekitar pukul 10.00 Wib KA Galunggung diberangkatkan kembali menuju Tasikmalaya tanpa Gerbong 4, pukul 11.00 Wib, roda gerbong yang anjlok berhasil dikembalikan ke jalur rel dan selanjutnya gerbong tersebut dievakuasi menuju Stasiun Bandung untuk perbaikan.

Hasil pemeriksaan tim mekanis, kejadian tersebut diduga karena adanya fungsi rem pada roda depan gerbong 4 gagal rem (rem jebol) sehingga berakibat roda gerbong keluar jalur.

Saat ini jalur rel Kereta api dari Tasik menuju Bandung dan sebaliknya sudah kembali normal dan dapat dilalui oleh kereta lain. (SG)