Koplink dan Warga Gelar Aksi Bersih-bersih di Muara Cikidang

oleh -179 Dilihat

PANGANDARAN – Komunitas peduli lingkungan (Koplink) menyusuri muara Cikidang, Minggu (21/7/2019). Dikomandani Ketua FKDM Pangandaran, Sutan Abdurahman Rosid menggelar aksi bersih-bersih. Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata tampak hadir dalam aksi sosial itu.

“Kegiatan ini luar biasa, karena menciptakan lingkungan yang bersih itu kalau hanya mengandalkan pemerintah baik sumber dana dan sumber daya manusia masih terbatas. Harus melibatkan seluruh komponen masyarakat. Sehingga bagaimana masyarakat terketuk hatinya tentang kesadaran bagai bagaimana lingkungan yang bersih supaya kesehatan terbangun,” kata Jeje.

Menurutnya, pondasi utama adalah kebersihan lingkungan. Bersih itu sehat atau tidak sakit, sakit itu mahal, sehingga untuk menyiapkan orang sakit dan menyembuhkan orang sakit membangun RSU sebesar 238 miliar ditambah alat kesehatannya 100 miliar, belum lagi obat-obatan dan biaya operasionalnya dan SDM-nya.

Selain Bupati, hadir pula Ketua TP PKK Kab Pangandaran Hj Ida Nurlaela dan anggota PKK, Kadis Sosial, Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa, Tagana Kab Pangandaran, BPBD Kab Pangandaran, Dinas Lingkungan Hidup Dan Kebersihan Kab.Pangandaran, Paskibraka Kab Pangandaran, perwakilan UNPAD Pangandaran, Kepala Desa Babakan Undang Herdis, Plt Kepala Desa Pangandaran Sarino, Anggota DPRD, Diah.

“Masyarakat bisa tergerak agar tidak lagi membuang sampah dan safety tank ke sungai, dan mudah-mudahan masyarakat bisa terangsang bersama-sama seperti sekarang sudah dilakukan bersih-bersih di pantai timur yang kini sudah bersih,” ujar Bupati lagi.

Di situ, kata dia, ada wahana banana boat, namun belum tergerak untuk menjaga kebersihan di lokasi usahanya di pantai timur.

“Kita akan tegas dan memberikan peringatan bila perlu mencabut ijinnya bagi pelaku usaha wisata yang tidak menjaga keberhasihan lingkungan. Kedepan kami ingin membuat taman di sepanjang sungai seperti di Kalijodoh Jakarta, supaya sungai atau muara dijadikan tempat daerah penghijauan dan indah sehingga menjadi daya tarik,” ujar Jeje menandaskan.

Jurnalis warga dalam jaringan melaporkan, kegiatan diawali dengan pemasangan papan larangan membuang sampah di sungai, penandatanganan komitmen dilanjutkan dengan aksi bersih-bersih mulai dari sepanjang pingir maupun sungai hingga ke muara dengan menaiki perahu ruber boat. (SG)

No More Posts Available.

No more pages to load.