Melalui WTP ACT Dorong Kemandirian Pesantren

oleh -171 Dilihat

Pikirkanrakyat.com – Menjelang Hari Raya Idul Adha, Global Wakaf-ACT Tasikmalaya mulai menyerap hewan kurban dari lumbung Program Wakaf Ternak Produktif (WTP) di berbagai pesantren di Tasikmalaya.

Salah satunya, ternak di Pondok Pesantren Darussalam Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya dan Pondok Pesantren Miftahul Ulum Gandok Kota Tasikmalaya.

Saat ini, hewan ternak kambing yang berada di Ponpes Miftahul Ulum berjumlah 53 ekor.

“Enam ekor sudah dibeli oleh salah satu jemaah pesantren untuk kurban. Ini bukti nyata, Program WTP sangat bermanfaat bagi kemandirian pesantren dan dapat meningkatkan perekonomian pesantren,” kata M. Fauzi Ridwan dari tim ACT Tasikmalaya, Rabu (01/6/2022)

Sementara, di Pondok Pesantren Darussalam terdapat 27 ekor kambing. Hewan yang memenuhi kriteria, kata dia, nantinya akan diserap oleh Global Qurban-ACT sebagai hewan terbaik untuk berkurban.

“Jika hewan qurban sudah memenuhi kriteria dan siap untuk dikurbankan, akan dibeli oleh Global Qurban-ACT. Sementara hasil penjualannya dikembalikan ke pesantren untuk dimanfaatkan bagi kemaslahatan pesantren,”ucapnya.

Program WTP ini, terang dia, merupakan program yang ditujukan untuk menggerakkan kemandirian ekonomi pesantren.

Dimana Global Wakaf-ACT mengamanahkan ternak domba yang pengelolaan juga kemanfaatannya sepenuhnya diserahkan kepada pesantren.

“Saat ini di wilayah Priangan Timur, Global Wakaf-ACT Tasikmalaya telah mendistribusikan ke 13 pesantren yang tersebar hingga Ciamis dan Garut,”katanya.

Pengelola WTP Pesantren Darussalam, Ustadz Jalaluddin menjamin kambing yang dihasilkan dari Wakaf Ternak Produktif Pesantren memiliki kualitas yang baik.

Karena, hewan qurban tersebut dikelola dan dirawat dengan sebaik-baiknya.

“Alhamdulillah ternak domba di sini dirawat dengan baik. Utamanya pada pangan, kesehatan, juga kebersihan hewan yang setiap hari dirawat dari pagi hingga sore. Sehingga layak dijadikan hewan kurban,” pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.