Connect with us

SOSBUD

Sosok tak Tampak di Balik Reputasi NASA

|

Oleh Djadja Sardjana

Pada penerbangan Garuda GA189 kali ini menonton Film “Hidden Figures” yang menampilkan perjuangan tiga perempuan berkulit hitam (yang merupakan minoritas di Amerika Serikat), di restoranNASA pada tahun 1961 yang ketika itu masih dikenal akrab dengan iklim segregasi (pemisahan berdasarkan ras atau warna kulit).

Every time we get a chance to get ahead they move the finish line. Every time.”

Perkataan itu diucapkan oleh Mary Jackson (diperankan oleh Janelle Monae), perempuan kulit hitam yang bekerja di bagian komputasi NASA (Lembaga Luar Angkasa AS), tepatnya di bagian gedung Area Barat, khusus bagi pegawai perempuan “colored” atau berwarna, eufemisme bagi kaum kulit hitam.

“Tidak ada toilet untuk saya di gedung ini,” ucap Katherine G. Johnson (Taraji) kepada atasannya di NASA, Al Harrison (Kevin).

“Apa maksudmu?” sahut Al, dengan muka menegang setelah mendapati Katherine tidak ada di meja kerjanya selama hampir 40 menit.

“Tidak ada toilet untuk saya di gedung ini. Untuk membuang urine saja, saya harus berlari sejauh 800 meter. Saya bekerja di kantor ini layaknya seekor anjing siang dan malam bersama teko khusus untuk kulit berwarna yang tidak pernah diisi air, Pak!” jerit Katherine, demi didengar oleh seluruh karyawan departemen komputasi, NASA. Suasana untuk beberapa saat menjadi senyap.

Inilah salah satu dialog paling sarkastik tentang aturan membedakan warna kulit yang berlaku di Amerika pada tahun 1960-an. Warna kulit menentukan nasib, tingkat pendidikan, dan jenjang karier. Padahal, kulit berwarna membayar pajak yang sama kepada negara.

Katherine, perempuan kulit hitam yang menentukan nasib roket Amerika terbang di lintasan mana dan mendarat di titik koordinat sebelah mana. Ia sosok di balik pencapaian NASA, ketika posisi Amerika di luar angkasa dibayangi Rusia. Katherine, janda tiga anak yang kemudian dinikahi oleh Kolonel Jim Johnson (Mahershala).

Tak hanya Katherine yang menjadi wanita kulit hitam dengan posisi penting di NASA. Ia memiliki dua sahabat yang tak kalah jenius yakni Dorothy Vaughan (Octavia) dan Mary Jackson (Janelle). Merekakah sosok “tak terlihat” di balik reputasi NASA yang mengangkasa.

Advertisement
Terimakasih telah berkunjung

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Advertisement

Copyright © 2019 | MVP